Mengarahkan tampilan aplikasi
Kamu tidak harus mengetahui istilah desain. Saat menjalankan
/planora-product-kit, ceritakan suasana dan kesan yang ingin dirasakan
pengguna.
Contoh:
Kamu bisa memberikan screenshot, moodboard, warna brand, logo, atau link referensi yang memang boleh digunakan. Jelaskan bagian mana yang kamu sukai: warna, susunan, kepadatan, cara navigasi, atau suasananya.
Saat agent membangun UI
Kamu tetap memakai /planora-next, /feature, /bug, atau /chore. Agent
akan menggunakan skill desain yang sesuai secara otomatis. Kamu tidak perlu
memanggil ui-design, ui-review, animate, atau ask-sonner satu per satu.
Setelah implementasi, minta agent menunjukkan:
- halaman pada layar desktop dan ponsel;
- keadaan loading, kosong, berhasil, dan error yang relevan;
- bagian yang mengikuti panduan UI;
- masalah visual atau accessibility yang masih tersisa.
Jika hasil terlihat seperti template AI biasa
Jangan hanya berkata “buat lebih bagus”. Sebutkan apa yang terasa salah:
Jika ingin membandingkan pilihan
Gunakan /prototype sebelum implementasi production:
Review visual memastikan tampilan rapi, tetapi belum membuktikan seluruh alur pengguna bekerja. Gunakan E2E untuk mencoba perjalanan pengguna.