Coding behavior: plan, execute, test, validate
Planora sudah mengajarkan workflow ini kepada agent. Kamu tidak perlu menjalankan pekerjaan teknisnya, tetapi tetap perlu memastikan agent tidak melewati salah satu tahap.
1. Plan
Sebelum mengubah kode, agent menjelaskan:
- tujuan dan batas pekerjaan;
- bagian project yang terdampak;
- urutan implementasi;
- risiko yang perlu dijaga;
- test yang akan dijalankan;
- apakah E2E Required, Recommended, atau Not needed.
Kalau agent langsung mengedit tanpa plan, katakan:
Plan untuk perubahan kecil boleh singkat. Yang penting agent memahami tujuan dan cara membuktikan hasilnya.
2. Execute
Agent menjalankan plan dan menjaga perubahan tetap sesuai scope. Jika menemukan masalah lain yang tidak diperlukan untuk task saat ini, agent sebaiknya melaporkannya tanpa diam-diam memperluas pekerjaan.
Jika agent berhenti di tengah tanpa alasan jelas, tanyakan:
3. Test
Test memeriksa kode dan hubungan antarbagian. Agent yang hanya berkata “sudah diubah” belum menyelesaikan workflow.
Kalau tidak ada laporan test, katakan:
Kamu tidak perlu membuka terminal dan menjalankan test sendiri. Agent yang melakukan, kamu membaca laporan dan memastikan tidak ada pemeriksaan penting yang disembunyikan sebagai “skipped”.
Jika backend Convex berubah, laporan harus menyebut hasil sinkronisasi
development dan Convex functions ready!.
4. Validate
Test kode belum selalu membuktikan pengalaman pengguna. Validate membandingkan hasil dengan requirement dan mencoba alur yang benar-benar digunakan pengguna.
Untuk UI atau user journey, lakukan E2E dalam conversation khusus:
Agent membuka browser, menjalankan scenario, dan menyimpan evidence. Setelah
perjalanan pengguna selesai dan test dasarnya bersih, E2E tetap direkomendasikan
untuk memastikan hasil benar dari sisi UI dan UX. Laporan harus menyertakan
screenshot atau video untuk perjalanan penting jika browser menyediakannya.
Kamu cukup membaca report. Jika hasilnya Failed, buka conversation /bug baru.
Setelah bug diperbaiki, ulangi E2E pada conversation baru.
Bentuk laporan yang layak diterima
Laporan akhir yang baik menjawab:
- Apa yang dibuat atau diubah?
- Apakah seluruh plan selesai?
- Test apa yang benar-benar dijalankan dan bagaimana hasilnya?
- Apa yang tidak dijalankan dan mengapa?
- Apakah acceptance criteria terpenuhi?
- Apakah E2E masih Pending, Passed, Failed, atau Not needed?
- Apa blocker dan risiko yang masih tersisa?
Jika laporan membingungkan, kirim:
Definisi selesai
Kode yang sudah ditulis belum tentu selesai. Sebuah pekerjaan layak disebut selesai ketika plan sudah dilaksanakan, test yang diperlukan lulus, hasilnya sesuai requirement, dan E2E Required sudah lulus.
Kalau E2E hanya Recommended dan belum dijalankan, agent boleh menyebut implementasinya selesai tetapi harus menyatakan bahwa validasi browser masih menjadi risiko yang tersisa.
Kalau komputer belum disiapkan, lanjut ke installation guide. Jika setup sudah selesai, mulai tutorial utama membuat aplikasi.