Mulai menggunakan Planora

Planora membantu kamu mengubah ide menjadi rencana yang jelas, lalu meminta coding agent membangun aplikasi sedikit demi sedikit. Dokumentasi ini ditulis untuk pengguna yang belum pernah melihat kode sekalipun.

Jika kamu benar-benar baru

Baca tiga bagian ini sebelum tutorial utama:

  1. Kalau kamu masih awam, baca ini dulu
  2. Kenali coding agent dan context window
  3. Coding behavior: plan, execute, test, validate

Kamu akan memahami apa tugasmu, apa tugas agent, mengapa satu task sebaiknya menggunakan satu conversation, dan bagaimana memastikan agent tidak sekadar menulis kode tanpa memeriksa hasilnya.

Pengenalan dan setup

Bagian ini hanya perlu diikuti sebelum membuat aplikasi pertama:

  1. Install Git, Node.js, Python, coding agent, dan siapkan akun
  2. Checklist sebelum setup
  3. Jalankan setup pertama

Tutorial utama

Setelah membaca pengantar dan menyiapkan komputer serta starter, lanjutkan ke Tutorial utama: membuat aplikasi dengan Planora. Jika semuanya sudah siap, kamu boleh langsung membuka tutorial ini.

Tutorial utama dimulai dari pesan /planora-product-kit, menunjukkan folder yang akan dibuat, menjalankan /planora-next, memeriksa report test, melakukan E2E, menambah fitur, mengedit aplikasi, memperbaiki error, menyimpan progres, dan memeriksa kesiapan rilis.

Setelah memahami alur dasarnya, buka bab Use Case / Real Case. Di sana tersedia contoh aplikasi manajemen laundry, laporan keuangan usaha, dan CRM penjualan dari ide awal sampai pemeriksaan hasil melalui E2E.

Panduan saat aplikasi sedang dibuat

Tiga aturan yang perlu diingat

  1. Satu tugas, satu conversation.
  2. Pastikan agent menjalankan plan → execute → test → validate.
  3. Jangan izinkan production, pembayaran, pengiriman pesan nyata, penghapusan data, atau pembagian secret tanpa memahami dan menyetujui tindakannya.