Mencoba aplikasi seperti pengguna sungguhan
E2E adalah saat agent membuka aplikasi melalui browser dan mencoba sebuah alur dari awal sampai akhir, misalnya mendaftar, membuat catatan, lalu memastikan catatan muncul. Kamu tidak perlu memasang Playwright atau menulis script test.
E2E sengaja dilakukan setelah implementasi agar percakapan coding tidak terlalu panjang dan browser sudah siap digunakan.
Jalankan E2E setelah bagian-bagian yang membentuk satu perjalanan pengguna selesai dan report menunjukkan test aturan utama, kondisi salah, serta kasus batas sudah bersih. Test tersebut memeriksa pekerjaan secara terpisah. E2E memastikan semuanya benar-benar menyatu melalui UI dan UX yang dipakai pengguna.
Kapan perlu dilakukan?
Setelah /feature, /bug, atau /chore, agent akan memberi salah satu hasil:
- Required: perjalanan utama, login, izin akses, pembayaran, perubahan status penting, atau bagian yang hanya dapat dibuktikan melalui browser.
- Recommended: pilihan default untuk fitur lain yang dilihat atau digunakan melalui layar.
- Not needed: pekerjaan tidak menghasilkan perubahan yang dapat dilihat atau digunakan melalui browser.
Jika E2E diperlukan, agent membuat file instruksi di specs/e2e/. Kamu cukup
memberikan file tersebut kepada /e2e-tester.
Menjalankan dengan Codex
Buat task baru lalu kirim:
Ganti NAMA-FILE.md dengan nama yang diberikan agent. Codex dapat menggunakan
browser bawaannya.
Menjalankan dengan Antigravity
Saat menggunakan Antigravity, selalu panggil slash command /browser terlebih
dahulu sebelum disusul skill /e2e-tester agar kemampuan kontrol browser aktif:
Langkah persiapan:
- Pastikan aplikasi development lokal sedang berjalan (misalnya
http://localhost:3000). - Buka Google Chrome.
- Buka alamat
chrome://inspect/#remote-debugging. - Aktifkan centang "Allow remote debugging for this browser instance".
- Buka conversation atau task baru pada Antigravity.
- Panggil perintah:
(Ganti
NAMA-FILE.mddengan nama file spec yang diberikan agent).
Hal penting saat pengujian:
- Pastikan sub-agent dipanggil dan Antigravity dapat mengoperasikan browser secara aktif.
- Antigravity dapat membuat alternatif E2E dengan cara lain dan tetap memberikan bukti screenshot, namun sangat disarankan Antigravity langsung mengontrol Chrome dan menjalankan test E2E secara langsung di Chrome untuk melihat dan mengevaluasi UI serta UX secara nyata.
- Jika Antigravity gagal membuka atau mengambil alih Chrome:
- Ulangi proses pengaturan: hilangkan centang (uncheck) pada opsi "Allow remote debugging for this browser instance", lalu aktifkan kembali.
- Buka conversation baru, kemudian panggil kembali
/browser /e2e-tester specs/e2e/NAMA-FILE.md.
Jangan menerima hasil Passed tanpa bukti nyata bahwa halaman benar-benar dibuka dan seluruh skenario berhasil dijalankan.
Minta bukti visual
Laporan E2E harus melampirkan screenshot atau video untuk perjalanan penting ketika browser agent menyediakannya. Antigravity biasanya dapat menghasilkan bukti dari Chrome yang dikendalikannya. Codex dapat menyimpan screenshot dari browsernya.
Periksa bahwa bukti tersebut memperlihatkan hasil yang diuji, bukan hanya halaman awal. Jika screenshot atau video tidak tersedia, agent harus menyebutkan keterbatasannya dan memberikan evidence pengganti yang benar-benar dihasilkan saat pengujian.
Gunakan data percobaan
Default E2E adalah local atau development. Jangan memakai kartu pembayaran, email nyata, pesan ke orang lain, atau data customer untuk pengujian tanpa persetujuan dan persiapan khusus.
Starter juga memiliki contoh pemeriksaan authentication di
starter-auth-modes.md. Jalankan setelah
setup jika kamu ingin memastikan pilihan login starter bekerja.